Para Nabi dan Rasul Semuanya Berasal dari Timur Tengah



Kenapa para Nabi dan Rasul semuanya berasal dari Timur Tengah?

Mungkin pernah terlintas di pikiran Anda pertanyaan seperti itu, lalu apa jawabannya? 

Tidak salah dan tidak benar seluruhnya jika ada yang mengatakan bahwa seluruh Nabi dan Rasul itu berasal dari Timur Tengah. Mengapa demikian?

Di satu sisi adalah benar bahwa banyak para Nabi dan Rasul berasal dari Timur Tengah, karena faktanya 25 Nabi yang diutus oleh Allah SWT yang disebutkan di dalam Al-Qur'an memang mayoritas berasal dari Timur Tengah. 

Di sisi lain adalah keliru jika dikatakan seluruh Nabi dan Rasul berasal dari Timur Tengah. Mengapa demikian? 

Karena jumlah Nabi yang namanya tidak disebutkan di dalam Al-Qur'an jumlahnya lebih banyak. Nabi Muhammad menyebutkan bahwa jumlah total Nabi yg diutus oleh Allah SWT adalah sebanyak 124.000 orang.

Dalam riwayat Abu Umamah disebutkan bahwa Abu Dzar bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Berapa jumlah persis para nabi.” Beliau menjawab :
مِائَةُ أَلْفٍ وَأَرْبَعَةٌ وَعِشْرُونَ أَلْفًا الرُّسُلُ مِنْ ذَلِكَ ثَلَاثُ مِائَةٍ وَخَمْسَةَ عَشَرَ جَمًّا غَفِيرًا

Jumlah para nabi 124.000 orang, 315 diantara mereka adalah rasul. Banyak sekali.” (HR. Ahmad no. 22288 dan sanadnya dinilai shahih oleh al-Albani dalam al–Misykah).

“Dan tidak disebutkan bahwa mereka semuanya hanya berasal dari Timur Tengah. Justru Allah SWT berfirman bahwa pada setiap umat (bangsa) itu pasti ada diutus seorang Nabi.
وَإِنْ مِنْ أُمَّةٍ إِلَّا خَلَا فِيهَا نَذِيرٌ

“Tidak ada satupun umat, melainkan di lingkungan mereka telah ada sang pemberi peringatan.” (QS. Fathir: 24)

Seluruh Nabi dan Rasul itu membawa risalah yang sama, yakni tauhid (mengesakan Allah), menyembah hanya kepada Allah semata serta menjauhi thaghut (sesembahan-sesembahan selain Allah).
وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولًا أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ ۖ فَمِنْهُمْ مَنْ هَدَى اللَّهُ وَمِنْهُمْ مَنْ حَقَّتْ عَلَيْهِ الضَّلَالَةُ ۚ فَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَانْظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُكَذِّبِينَ

Dan sungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): "Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu", maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka berjalanlah kamu dimuka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul)." (An-Nahl: 36).

Maka, bisa jadi di benua dan wilayah-wilayah Eropa, Asia, Afrika, Amerika dan Australia pernah muncul seorang Nabi dan Rasul; hanya saja tidak disebutkan namanya di dalam Al-Qur'an. Dan Allah telah mengutus Nabi dan Rasul terakhir bagi umat manusia seluruhnya, yakni Muhammad SAW, seorang laki-laki berasal dari Arab.
Sebagian orang yang fanatik terhadap kebangsaan dan kedaerahan akan bertanya: kenapa Arab?
Allah SWT Sang Pemilik langit dan bumi; Sang Pencipta seluruh manusia yang bersuku-suku dan berbangsa-bangsa menjawab:
اللَّهُ أَعْلَمُ حَيْثُ يَجْعَلُ رِسَالَتَهُ ۗ

"...Allah lebih mengetahui di mana Dia menempatkan tugas kerasulan..." (Al-An'am: 124).

Wallahu a'lam...
Share on Google Plus

0 comments:

Posting Komentar